Headlines News :

Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Berita Kontroversi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Kontroversi. Tampilkan semua postingan

Prabowo Bongkar Perihal Campur Tangan Asing AS dan Australia Terhadap Kedaulatan Indonesia

Ada kejadian menarik saat Prabowo hadir di kantor pusat PEPABRI (22/4/2014) memenuhi undangan seniornya di TNI seperti pak Agum Gumelar dan pak Wismoyo Arismunandar dkk--terjadi kebocoran pembicaraaan disana.


Ruangan yang tertutup itu ternyata entah lupa atau disengaja--speaker nya masih menyala dan statement Prabowo terdengar jelas oleh para wartawan yang menunggu di luar.



Prabowo sempat mengucapkan soal krisis moneter 1998 yang dianggapnya "bohong" belaka. Menurut data yang dirangkumnya--memang terbukti tahun 1997-2000 tersebut Indonesia mampu meraih neraca positif export import yang tinggi. Rata-rata $ 25 miliar (Rp. 250 trilyun).

Prabowo menyebut saat itu yang terjadi adalah "perang ekonomi" karena adanya campur tangan pihak asing yang menjatuhkan nilai kurs rupiah yang mencapai penurunan 5000%.

Sungguh saya terkejut dan mencoba mencari perbandingan neraca export import saat ini. Makin terbelalak, tahun 2012 Indonesia defisit -$1,6 miliar (Rp. 16 Trilyun) dan 2013 lebih parah menjadi -$3,3 miliar (Rp. 33 Trilyun). Ini artinya, Indonesia sekarang sudah murni menjadi negara pengimpor dan sedang dalam kondisi krisis moneter sebenarnya.

Namun kita tidak dibuat tidak sadar dengan kondisi ini. Seperti dinina-bobokan.

Nah, kali ini saya tidak ingin panjang lebar membahas hal tersebut diatas. Saya ingin menggaris bawahi soal kata 'PERANG EKONOMI" yang esensinya sangat jelas bahwa kita memang sekarang sedang masuk dalam perang kemerdekaan jilid 2. Perang kedaulatan ekonomi.

Ya, saya tahu jika masih ada yang menganggap keterlibatan dan campur tangan asing khususnya Amerika adalah sekedar pengetahuan umum tanpa bukti kongkrit. Bahkan muncul semacam ledekan jika kita memberikan pertanda agar masyarakat Indonesia waspada terhadap campur tangan Amerika lagi terhadap hajatan Pilpres 2014. Katanya, "Iya, si copras-capres ini emang antek amerika--tuh lihat hidungnya segitiga". Ckckck...!


coba sekarang mereka kita paksa membaca bocoran dokumen TOP SECRET yang saya unggah di google drive ini dengan link : https://docs.google.com/file/d/0BzmAljPlsjuoVXU1bmxjU09zZ1E/edit

Mungkin kita baru sadar dan terkejut.

Betapa memang Amerika dan sekutunya punya kepentingan yang sangat besar terhadap negara yang sangat kita cintai ini--INDONESIA!

Bahkan sejak negara kita ini berdiri tahun 1945 di zaman Bung Karno, pak Harto dan kini SBY.

Boleh cek documen pertama bernama "Pentagon Pappers: Eisenhower Administration" tahun 1953 yang diberi tanda stabilo kuning --sangat jelas dituliskan jika Presiden Eisenhower saat rapat dengan gubernur-gubernur Amerika mengatakan:

--"Anda benar-benar tidak paham, mengapa kita begitu peduli dengan sebuah sudut di tenggara Asia (Indonesia)."--

--"jika kita kehilangan semua itu, bagaimanakah dunia bebas akan mempertahankan 'empire" Indonesia yang kaya?"--

--Jadi ..., ketika Amerika Serikat memutuskan mengeluarkan $400 juta dolar (tahun 1953) untuk membantu perang itu, kita tidak memilih untuk program "giveaway". Kami memilih cara termurah yang kami bisa untuk mencegah terjadinya sesuatu yang paling mengerikan bagi Amerika Serikat--khususnya keamanan kita, kekuatan dan kemampuan untuk mendapatkan hal-hal tertentu kita butuhkan dari kekayaan di wilayah Indonesia, dan dari Asia tenggara."--

Bagaimana? Mengerikan bukan? Dokumen ini dengan sangat gamblang menjelaskan bahwa kekayaan alam kita memang diburu Amerika dan sekutunya untuk dihisap.

Gayung bersambut pun muncul dari tetangga kita paling selatan--Australia. Dokumen-dokumen tersebut juga menginformasikan tentang pengetahuan Pemerintah Australia akan pergerakan untuk membuat Maluku, Sulawesi Selatan, Aceh, Maluku Utara dan Sumatera Tengah untuk merdeka dari Pemerintah Indonesia.

Walau pun--alhamdulillah sampai kini masih lebih banyak rakyat Indonesia yang memilih bersatu dibawah panji Merah Putih dan Pancasila

Ditambah dokumen lain yang mengkonfirmasi tentang bantuan kemanusiaan Amerika dan Australia sebagai cara menekan pemerintah Indonesia agar tidak menasionalisasi perusahaan minyak Amerika yang beroperasi di Indonesia.

Bahkan kita juga bisa melihat bagaimana tahun 1961--Australia membuat pendataan peralatan perang yang dimiliki oleh Indonesia, lengkap dengan analisa jangkauan pesawat TNI AU, kapasitas kekuatan TNI AD, ketakutan Australia akan kendali Papua Barat oleh Indonesia yang menjadi ancaman nyata untuk Australia yang ingin membentuk "Australian New Guinea" dan Australia Timur.

Belum lagi keinginan Amerika dan Australia agar Indonesia menjadi "ramah" terhadap ekonomi Singapore. Halah, preeeeet!

Makin menjengkelkan tentu berita kabel Kedutaan Australia di jakarta tahun 1965 yang berisi tetantang partisipasi Australia dalam menjatuhkan Pemerintah Soekarno.

Nah, itu fakta dari dokument TOP SECRET yang tersimpan dengan baik dan baru dibuka 30 tahun kemudian karena adanya UU untuk membuka dokumen negara ini.

Dokumen yang jelas menunjukan tujuan utama mereka yang sangat sederhana: Memastikan rejim yang berkuasa, "berkuasa sesuai" dengan kehendak mereka.

Lalu sekarang di tahun 2014 ini - tahun pergantian presiden Indonesia, apakah publik Indonesia akan kembali tunduk pada skenario Amerika, ataukah kita bisa memilih pemimpin kita sendiri?



Apakah 30 tahun dari sekarang, tahun 2044 ketika dokumen-dokumen yang hari ini dicap TOP SECRET oleh pemerintah Amerika dibuka, kita atau mungkin anak dan cucu kita akan menangis karena kalah pada skenario Amerika--atau bangga karena berhasil mengalahkan mesin propaganda media mereka untuk mengangkat presiden 'boneka"?

Pengaruh campur tangan asing terlihat sangat jelas di kancah politik indonesia sekarang. Bisa kita lihat saja, betapa susahnya prabowo lewat partai Gerindranya dalam menjalin koalisi karena hampir semua partai yang tadinya mendukung Prabowo jadi presiden kemudian berpecah belah dan berhenti mendukung Prabowo.


Pihak Asing yang lebih tertarik dengan calon "presiden boneka" ini rasanya tidak rela kalau sampai Prabowo bisa menjalin kekuatan besar yang hingga bisa memungkinkan dirinya untuk jadi Presiden RI 2014.

Sampai Game Android Prabowo pun di jegal 


Yang lebih lucu lagi,.. baru baru ini muncul game android prabowo yang berjudul Prabowo The Asian Tiger. game yang kabarnya di buat oleh penggemar prabowo dari indonesia yang sekarang menetap di India mendapatkan banyak serangan dari pasukan "nasi bungkus" pesaing prabowo.

Sebenarnya game ini akan segera melenggang di top free google play store tapi sebelum sampai puncaknya kemudian muncul banyak sekali serangan komen pedas dan rate bintang 1 hanya untuk menjatuhkan posisi game ini supaya tidak di kenal orang. Hal itu di perkuat dengan banyaknya komen sama dan rate bintang 1 yang melonjak jadi ratusan dalam sehari. bahkan dari banyak komen banyak yang terang terangan bilang kalau mereka belum memainkan game nya tapi tidak suka dengan game prabowo. Al hasil game ini kembali terpuruk ke urutan bawah hingga mungkin susah untuk di temukan para pengguna android yang sedang melihat aplikasi baru di google plays store.

Tapi ternyata google juga sudah mulai pintar, rating bintang 1 dari user yang di rasa masih sama ip adressnya lambat laun mulai di hapus sedikit demi sedikit, ini di buktikan dengan berkurangnya jumlah bintang 1 yang tadinya berjumlah ratusaan turun menjadi di bawah 100.

Bagi yang penasaran seperti apa game android prabowo the asian tiger bisa langsung instal via google play di sini.


Saya kembalikan lagi kepada saudara-saudara sekalian sebangsa setanah air, walau saya tetap akan memilih berjuang demi Indonesia yang berdaulat penuh secara ekonomi, dan berdaulat penuh secara politik.

Singapura “Israel” nya Asia Tenggara

Sepertinya halnya Aussie, Singapura juga ikut dalam pakta pertahanan seperti ISAF, FPDA, dll selain merupakan salah satu “ujung tombak” intelijen Barat di Asia. Hal ini disampaikan oleh Salamuddin Daeng, peneliti dari Institute for Global Justice (IGC), Jakarta, bahwa AS dan Inggris telah mematai-matai Indonesia melalui dua sayap operasi intelijen. Pertama, sayap Australia: untuk pembentukan mindset (pola pikir) dan rekayasa politik di Indonesia. Kedua, sayap Singapura: dalam rangka pengendalian ekonomi, keuangan, perbankan, perdagangan dan sumberdaya alam (SDA) Indonesia.



Terkait penyadapan Aussie terhadap simbol negara dan beberapa petinggi republik tercinta ini, tak boleh dipungkiri, ia pun turut membantu operasi intelijen dimaksud, selain Jepang, New Zealand dan Korea. Menurut Sarwoto Atmosutarno, pengamat telekomunikasi, bahwa Singapura adalah penyebab bocornya jutaan data pelanggan Telkomsel yang disadap oleh intelijen Aussie dan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA). Kenapa demikian, karena faktor letaknya di posisi transit kabel transmisi bawah laut antara Indonesia - Aussie. Tak bisa dielak memang, Singapura adalah jalur internasional kabel laut, baik dari Perth ke Singapura lalu ke Jakarta, maupun dari Jakarta ke kota besar lainnya di Indonesia.

Sekilas Geopolitik Singapura

Ya. Negara ini luasnya cuma 713-an kilometer (km), masih lebih besar Jogja yang 3000-an km, atau Kabupaten Malang. Luas Jogja yang hampir empat kali Singapura tetapi penduduknya hanya 3,5 juta. Bayangkan dengan penduduk 5,1 juta orang, selain Singapura mirip red dot (titik merah) dalam peta dunia, juga uyel-uyelan. Akan tetapi ekspornya tahun 2011 mencapai USD 400 milyar/tahun, dua kali lipat Indonesia yang hanya USD 203 milyar. Luar biasa. Bukankah secara geografis, ia tak memiliki SDA sama sekali, kenapa ekspornya dua kali lipat sedangkan bila dibandingkan penduduk dan wilayah, justru Indonesia beribu-ribu lipat daripadanya?

Tapi meski hanya red dot, ada sekitar 6000 perusahaan AS dan Eropa beroperasi di Singapura. Demikian pula Cina, ia menempatkan 3000-an perusahaan, India sekitar 1500 buah, dst. Belum negara-negara lain termasuk Indonesia. Kekuatan Negeri Singa ada di sumberdaya manusia (SDM) dan kepastian hukum. Bisnis (jasa) sangat produktif disini. Dan ia dianggap sebagai pusat keuangan Asia, pusat industri manufaktur termasuk minyak, kimia, logam, dan lain-lain walaupun seluruh bahan baku dari impor. Bahkan air tawar pun impor dari Malaysia, termasuk sayur mayur dan kebutuhan pokok lain, sebagian besar malah dari Indonesia.

Dari perspektif riil geopolitik, Thailand, Malaysia dan Indonesia dianggap ancaman bagi Singapura. Tapi Malaysia tampaknya tak begitu dicemaskan mengingat faktor sejarah. Entah dulu ia bagian dari Malaysia, atau sesama commonwealth bekas jajahan Inggris, atau karena bersebelahan duduk di pakta pertahanan semacam FPDA, ISAF dan lain-lain.

Mungkin persepsi Singapura, ancaman nyata dari Thailand dan Indonesia terkait dua aspek yakni militer dan ekonomi. Dalam logika tata negara, serangan militer (peperangan) akan berdampak kepada ekonomi, sebaliknya terganggunya ekonomi bakal berefek buruk pada kekuatan militernya. Maka mensiasati kondisi tersebut, cara paling efektif untuk mengantisipasi ialah memperlemah ancaman (negeri tetangga) dari sisi internal secara asymmetric. Ini yang nanti kita bahas agak dalam.

Sedang dari sisi militer, ia terlihat sangat percaya diri ---seperti halnya Aussie--- entah karena bercokolnya pangkalan Inggris di Sembawang, atau sebagai anggota beberapa pakta pertahanan, juga adanya pangkalan militer Paman Sam disana, kendati kedoknya hanya perbaikan (bengkel) angkatan laut AS.

Posisi “aman” sesuai persepsinya, justru mengakibatkannya Singapura sendiri lupa (diri), bahwa betapa kecil daratan mereka jika dibanding para tetangga yang dinilai sebagai ancaman. Dari aspek manapun, Negeri Singa atau red dot ini bakal “tenggelam” jika diserbu lawan dari berbagai arah dan penjuru, baik secara asymmetric apalagi melalui cara militer (terbuka). Sewaktu konfrontasi versus Indonesia tempo doeloe, baru dikirim dua marinir (Usman dan Harun) sudah kalang kabut. Bahkan “konon” peristiwa tersebut begitu membekas hingga kini. Konon lho, dalam tanda kutip (“).

Bagaimana jika dikirim ratusan “Usman Harun” lain, baik dari arah Thailand maupun Indonesia? Boleh dibandingkan atas impor Azhari dan Noordin M Top dari Malaysia terhadap republik ini. Berapa anak bangsa yang tergalang dan sudah berapa gedung diledakkan? Saya tidak bermaksud membandingkan antara Usman Harun dengan kedua teroris impor, tetapi publik internasional terutama dunia militer pasti memahami bahwa misi Usman Harun adalah tugas negara, sedangkan Azhari dan M Top tidak jelas misi, tak jelas identitasnya. Bukan intelijen, kenapa dana mereka unlimited (tak terbatas)? Dianggap teroris, kok manuvernya mirip agen (asing) intelijen?

Jika misi teroris identik menyerang kepentingan Barat di suatu wilayah, justru Singapura merupakan “medan jihad” yang tepat karena bercokol ribuan perusahaan Barat disana, bukannya Indonesia sebagai kawasan muslim terbesar di dunia. Itulah “hebat”-nya Singapura. Negeri tanpa teroris, namun ada pusat kajian dan banyak pakar anti teror berdiam disana.

Dari sisi ekonomi, kehidupan Singapura banyak didukung sektor jasa, perbankan, pariwisata dan lainnya. Sekitar 13,5 juta turis setiap tahun datang dan pergi, bahkan hampir dua kali lipat turis yang ke Indonesia. Padahal untuk keliling cuma butuh 6 - 7 jam saja. Sebenarnya kurang menarik untuk rekreasi, kecuali tujuan berjudi, belanja, pertemuan bisnis, atau deal lainnya. Bisnis selain pariwisata jangan ditanya, adanya ribuan perusahaan dari berbagai belahan dunia adalah data dan bukti nyata.

Akankah Indonesia Bernasib Seperti Ukraina ?

Indonesia sebagai bagian integral dari berbagai elemen strategis bangsa, mutlak perlu menyimak dan mengkaji berbagai faktor dan dinamika politik yang berkembang, seperti kondisi di Ukraina.

Kedua, dengan menarik hikmah dan pelajaran dari kasus Ukraina, khususnya dengan tumbangnya Presiden Viktor Yanukovich sebagai akibat dari konspirasi antara AS-Uni Eropa dan partai-partai oposisi di Ukraina, maka betapa pentingnya bagi suatu negara untuk memahami dan mengenali nilai strategis wilayah geopolitiknya. Sebab jika tidak, lanjut Hendrajit, maka sejatinya kita sedang membuka pintu yang seluasnya kepada berbagai kepentingan asing, untuk membangun dan menanamkan lingkup pengaruhnya di bumi nusantara.



Pandangan Hendrajit dengan serta merta diperkuat oleh Dr Santos Winarso Dwiyogo, Kepala Divisi Hubungan Bilateral Hubungan Internasional Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI, yang diundang secara khusus oleh GFI sebagai pembicara. Menurut Dr Santos, sebagai bukti betapa pentingnya sebuah negara memahami nilai strategis wilayah geopolitiknya, hal itu telah dibuktikan secara nyata oleh Rusia, dalam mengantisipasi campur tangan AS dan Uni Eropa dalam penggulingan Presiden Yanukovich.

“Kalau dulu teori-teori geopolitik yang  bertumpu pada McKinder, Alfred Mahan dan Nickolas Spike dimanfaatkan oleh Amerika dan Inggris untuk mengepung Rusia dan melemahkan Jerman yang ketika itu merupakan musuh dari AS dan Inggris, maka sekarang justru sebaliknya. Rusia lah yang justru memanfaatkan teori-teori geopolitik para pakar tersebut untuk memperkuat kepentingan strategis negara beruang merah tersebut.”

Dengan kata lain Dr Santos hendak menegaskan bahwa teori-teori geopolitik Mckinder dan Mahan yang menekankan betapa pentingnya menguasai Heartland (Timur Tengah dan Asia Tengah) agar bisa menguasai dunia, sekarang Rusia telah menerapkan teori geopolitik tersebut untuk membendung pengaruh AS dan Uni Eropa di kedua kawasan tersebut.

Kita lihat bagaimana Rusia dan Cina, sejak 2001 lalu, membuat persekutuan strategis Shanghai Cooperation Organization (SCO) yang pada hakekatnya ditujukan untuk membendung pengaruh AS di kawasan Asia Tengah.

Nampaknya, pentingnya membangun kesadaran dan wawasan geopolitik, isu utama yang mencuat dalam forum diskusi tersebut. Entjeng Shobirin, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), bahkan memandang kasus Ukraina ini agar menjadi bahan pelajaran berharga bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia.

“Menurut saya dengan mengkaji dan mendalami kasus Ukraina, pemerintah dan berbagai elemen masyarakat Indonesia sudah saatnya menyadari betapa pentingnya memperjelas orientasi kebijakan politik luar negeri RI yang bebas dan aktif, sehingga kejelasan politik luar negeri yang bertumpu pada kesadaran dan wawasan geopolitik kita, pada perkembangannya akan memperjelas peta permasalahan yang dihadapi oleh kita sebagai bangsa baik kini maupun kelak,” begitu ungkap Shobirin.

Senada dengan GFI, Entjeng Shobirin secara khusus menaruh keprihatinan besar terhadap lemahnya kewaspadaan nasional dari beberapa institusi kenegaraan kita. Maka terkait dengan tema bahasan yang digelar oleh GFI, Shobirin menyarankan agar dalam kajian-kajian GFI mendatang, untuk mengangkat sebuah tema yang cukup strategis: SKENARIO DISINTEGRASI NASIONAL.

Sementara, Dr Wirawan, anggota Komite Rusia di Kamar Dagang dan Industri (KADIN), menggarisbawahi tiga hal penting.

Pertama, bersepakat dengan pandangan pada forum diskusi bahwa kemampuan Rusia dalam menghadapi dan menyikapi perkembangan di Ukraina pasca kejatuhan Yanukovich dengan menggerakkan pasukannya ke Crimea, telah mempertunjukkan kepada dunia internasional betapa Rusia sangat memahami dan mengenali kekuatan wilayah geopolitiknya maupun tujuan-tujuan tersembunyi dari negara-negara rivalnya seperti AS dan Uni Eropa, untuk menguasai dan membangun lingkup pengaruhnya di Ukraina.

Keputusan Presiden Vladimir Putin untuk menguasai Crimea yang wilayahnya berada dalam kedaulatan Ukraina, membuktikan kemampuan Rusia membaca dan mengenali nilai strategis wilayah geopolitik Crimea terkait kepentingan strategis Rusia dalam melawan skenario pengepungan AS dan Uni Eropa melalui Ukraina. Itulah sebabnya Skenario Revolusi Warna yang coba dimainkan dengan mendukung partai-partai oposisi menggulingkan Yanukovich, pada akhirnya justru jadi titik balik bagi Amerika di Ukraina. Semula sepertinya akan menang, ternyata akhirnya akan menuai kekalahan.

Kedua, Wirawan mendesak pemerintah Indonesia agar menjalin hubungan yang lebih erat dengan Rusia. Karena menurut Wirawan, berdasarkan berbagai informasi yang dia serap ketika berkomunikasi dengan berbagai elemen strategis Rusia, saat ini Rusia memandang Indonesia sebagai negara sahabat. Bahkan setingkat lebih tinggi dari sekadar sahabat. Jadi menurut Wirawan, yang saat ini juga aktif sebagai salah satu pengurus Persatuan Putra-Putri Purnawirawan Angkatan Udara (P3AU), inilah momentum bagi Indonesia dan Rusia untuk menjalin hubungan yang semakin erat di semua bidang.

Aspek ketiga yang digulirkan oleh Wirawan adalah soal Papua. Belajar dari kasus Ukraina, pemerintah Indonesia sebaiknya memperhatikan betula soal Papua. Karena gerakan untuk meng-internasionalisasi Papua di forum-forum internasional, semakin gencar dilakukan.

Pentingnya Indonesia mewaspadai perkembangan di Papua, juga didukung oleh Entjeng Shobirin. Karena menurut Entjeng, Gerakan Papua Raya yang semakin gencar dikumandangkan oleh elemen-elemen OPM (Organisasi Papua Merdeka), pada perkembangannya bisa menginspirasi Gerakan Separatis Dayak di Kalimantan Barat.

AS Suriah : Utang Minyak Di Bayar Bom

Berita heboh terkini. Sebelum membahas motif utama sebagai pokok topik artikel ini, sebaiknya menengok kembali surat Hugo Chaves, Presiden Venezuela kala itu kepada Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagaimana dikutip oleh Lizzie Phelan, 2011. Ya. Suratnya dikirim di tengah-tengah bombardier NATO terhadap Libya dengan berbekal Resolusi PBB Nomor 1973 tentang Zona Larangan Terbang (No Fly Zone). Ia menulis: "Ada ancaman yang sangat serius terhadap perdamaian dunia. Sebuah seri baru perang kolonial yang dimulai di Libya dengan tujuan jahat untuk memulihkan sistem kapitalisme global".

Hasil diskusi terbatas di GFI, Jakarta, tentang esensi surat Chavez ke Majelis Umum PBB seperti dicuplik oleh Phelan, diperoleh dua pointres. Pertama, bahwa sistem dan ideologi kapitalis kini di ujung kebangkrutan; kedua, ada modus-modus baru dalam metode kolonial di muka bumi. Dan agaknya, kedua isyarat tadi saling bertaut, berkait serta ada sebab dan akibat tak terpisah. Lalu, dimana letak keterkaitan kedua isyarat dimaksud?



Sinyalemen Chaves bukannya mengada-ada. Betapa badai krisis ekonomi dan finansial seperti enggan berhenti menyapu negeri Paman Sam, selain ia sebagai titik inti serta awal krisis ekonomi global, termasuk negara-negara penyanggahnya. Efek domino tidak dapat dielak terutama jajaran Uni Eropa (EU). Tidak hanya ekonomi dan finansial, aspek lain seperti sosial, politik, moral dan lainnya pun diterjang. Banyak penembakan-penembakan massal di tempat umum, bahkan di pangkalan Angkatan Laut di Washington yang nota bene merupakan ksatrian militer bisa terjadi penembakan-penembakan. Ada badai, topan, serta banjir yang tak kunjung reda melanda. Bank-bank dan tidak sedikit lembaga sejenisnya gulung tikar. Ya. Sekitar 90-an bank dinyatakan ambruk. Beberapa negara bagian sepertinya mengambil sikap hendak memisahkan diri. Bahkan pusat otomotif di AS sekelas Detroit pun akhirnya colaps. Tak pelak, penganguran meningkat, unjuk rasa kian meraja lela menggugat kinerja kapitalis.

Perlu dicatat, substansi gerakan Occupy Wall Street, Occupy Melbern, dan gerakan sejenisnya yang sempat marak kemarin di banyak negara, intinya memprotes dominasi segelintir elit (1%) super kaya raya, sedang sisanya (99%) biasa-biasa bahkan banyak yang terlunta-lunta. Tata Dunia yang diawaki kapitalis sebagai ideologi unggulan pasca Perang Dingin, sepertinya tengah berdiri di ujung kehancuran.

Prof Dr Beat Bernet (21/11), pakar ekonomi Universitas Saint Gallen, Swiss, berani menyatakan bahwa dampak krisis finansial dan ekonomi EU adalah runtuhnya lembaga tersebut. Pasca krisis bank-bank dan lembaga finansial, niscaya akan memunculkan krisis politik. Dan UE di masa mendatang tidak akan bertahan dalam bentuk yang kita kenal saat ini (alias bubar). Hey, benarkah UE bakal bubar?

Ia menambahkan, hingga kini tidak ada indikasi akan ada pemulihan kondisi di Eropa bahkan sampai beberapa bulan mendatang. Indikasi yang ada justru menunjukkan sebaliknya. Menurutnya, program penghematan dan kenaikan pajak diperkirakan akan menyulut instabilitas sosial di negara-negara UE. Bahkan akan muncul kekuatan baru yang bakal mengubahnya. Sejak dibentuk hingga kini, UE belum pernah menghadapi krisis separah dan seluas saat ini. Krisis finansial dan ekonomi itu disebut bak bola salju tak terbendung. Bukan hanya sekedar krisis nilai tukar euro saja, melainkan juga akar-akar krisis tersebut begitu dalam, termasuk di antaranya masalah struktur, penurunan kekuatan bersaing dan melemahnya kekuatan finansial anggota UE.

Dosen ekonomi Eropa itu menekankan, kondisi saat ini sangat berbahaya dan dimensinya lebih luas dari yang diumumkan secara resmi. Saya tidak yakin krisis ini dapat diselesaikan dengan "payung penalang" atau dana-dana bantuan, kata Bernet. “Solusi yang dibicarakan hanya mampu menutupi permukaan masalah saja, oleh karena dasar krisisnya sangat dalam. Negara-negara yang mengeluarkan dana penyelamatan ekonomi hanya mengulur-ulur waktu. Pada hakikatnya, mata uang euro kini sudah sampai di ujung usianya”, jelas Bernet. Pertanyaan timbul, bagaimana dengan negara inti dan awal (sumber) krisis dalam hal ini AS itu sendiri? Sedangkan efek domino begitu mengerikan sebagaimana dipaparkan oleh Bernet.

Betapa ironi. Di tengah krisis multi dimensional tak kunjung usai, Paman Sam justru menyebar militernya di berbagai belahan dunia dengan aneka dalih. Ada paradoks skenario saling bertolak belakang. Di satu sisi, rakyat AS dan sekutu ingin segera ada langkah-langkah nyata perbaikan ekonomi dan penarikan seluruh pasukan, namun di sisi lain, para elit penguasa menebar teror melalui penyebaran pasukan di berbagai belahan dunia. Agaknya inilah isyarat Chaves sesuai esensi suratnya ke PBB, bahwa AS dan sekutunya hendak menggunakan “seri baru” perang kolonial guna memulihkan sistem kapitalisme yang terseok-seok menuju kehancuran. Dan jika merujuk surat Chaves, tampaknya seri baru perang kolonial tersebut telah dimulai di Libya. Apakah itu?



Utang Dibayar Bom!

Kembali pada pointers diskusi terbatas di GFI, pimpinan Hendrajit, sekurang-kurangnya telah diendus pola atau metode (seri baru) penjajahan yang hendak ditebar oleh AS dan sekutu di muka bumi, dan salah satunya adalah modus ‘utang dibayar bom’. Ya. Utang dibayar bom! Maka merujuk suratnya Chaves tentang seri baru perang kolonial berpola ‘utang dibayar bom’ telah diawali oleh Barat ketika mereka menyerbu Libya. Inilah kronologis secara sederhana.

Tak bisa tidak. Keberanian Gaddafi mencetak uang emas/dinar disinyalir merupakan titik awal. Ia menyatakan bahwa sistem transaksi minyak Libya harus menggunakan dinar, bukan uang kertas (US Dollar) seperti biasanya. Hal tersebut membuat AS dan UE geram sebab mereka berutang lebih 200 miliar USD atas minyak Libya. Secara kasuistis, gempuran Barat terhadap Libya hampir mirip dengan serbuan militer AS dan sekutu ke Irak, oleh karena salah satu penyebabnya ---meski banyak penyebab lainnya--- diawali ketika Presiden Saddam Hussein menyatakan transaksi minyaknya harus menggunakan uero, bukan dolar AS lagi. Kebijakan (rencana) Saddam tadi membuat rezim Bush Jr marah besar dan berujung invasi militer oleh AS dan sekutu ke Negeri 1001 Malam dengan isue: ‘Saddam menyimpan senjata pemusnah massal’.

Stigma bergerak. Itulah modus lanjutan yang bisa dipotret dalam invasi ilegal dimaksud. Artinya ketika di lapangan tidak ditemukan senjata pemusnah massal (bahkan hingga kini tak terbukti), maka isue pun berubah ‘melawan pemimpin tirani’. Selanjutnya tatkala Saddam berhasil digantung oleh Bush Jr, maka stigma pun diubah lagi menjadi ‘menjaga stabilitas’, demikian seterusnya. Sekali lagi, itulah sekilas cerita ‘stigma atau isue bergerak’ yang pernah dimainkan Barat ketika Saddam berkuasa, dimana hakiki stigma sejatinya hanya dalih dan pembenaran bagi pendudukan AS dan sekutu di Irak.

Kembali ke Libya. Selain daripada itu, bahwa konsesi para korporasi minyak milik Barat di Libya berakhir tahun 2012-an. Gaddafi mengatakan bahwa jika mereka tidak segera membayar utangnya dengan uang emas, maka konsesi baru akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan minyak milik Rusia dan Cina (http://libyasos.blogspot.com/). Sudah barang tentu deadline itu membuat para pemilik korporasi minyak Barat kebakaran jenggot.

Sebagaimana uraian sekilas di atas, khusus dalam prinsip dasar geopolitik (Barat), apabila suatu negara dinilai tak lagi selaras dengan kepentingan nasionalnya (dan sekutu) maka pemerintah dimaksud mutlak harus diganti, dikudeta, dan lain-lain. Singkat cerita, terbitnya Resolusi PBB Nomor 1973 tentang No Fly Zone bagi Libya yang mandatnya turun ke NATO, sejatinya ialah penerapan modus kolonial baru bertitel “utang dibayar bom”!

Dugaan GFI, sasaran metode ‘utang dibayar bom’ berikut pasca Libya diluluh-lantakan oleh NATO kemungkinan besar ialah Cina dan Jepang. Kenapa Jepang, bukankah ia sekutu dekat Paman Sam di Asia? Dalam politik, tak ada kawan dan lawan abadi tetapi kepentingan sebagai ‘tuhan’. Kalau Cina sudah jelas, selain ia merupakan kompetitor inti dalam mengkonsumsi BBM (separuh) di pasar dunia, juga dalam beberapa asymmetric warfare sebenarnya Cina lebih unggul daripada Paman Sam.

Simak utang AS kepada kedua negara tadi. Cina menguasai surat utang milik AS sebesar 1,107 triliun USD, meski September 2011 turun dibanding per Juli 2011 yang sebesar 1,173 triliun USD. Entah 2013 kini. Mungkin lebih berlipat lagi angkanya mengingat, selain ekonomi AS belum stabil, juga munculnya berbagai bencana yang tak kunjung usai menyapu kota-kota di Amerika. Sedang Jepang selain merupakan partner dagang terbesar, ia menguasai surat utang AS hingga mencapai 1,038 triliun USD (Detik.com, 02/02/2012, 08:35:56, Ini Dia Pemberi Utang Terbesar AS). Isue dan pemicunya diperkirakan sengketa Kepulauan Diaoyu/Senkaku antara Cina versus Jepang. Disinyalir AS akan kembali menerapkan metode “utang dibayar bom” seperti ia dan NATO membombardir Libya era 2011-an dulu. Sengketa kepulauan bakal dijadikan isue, pemicu sekaligus skenario utama dalam melancarkan seri baru penjajahan melalui taktik divide et impera. Adu domba negara-negara proxy.

Kembali lagi ke Syria. Hipotesa pun berkembang: apakah motif utama AS dan sekutu menyerang Syria guna menerapkan kembali modus utang dibayar bom seperti yang ia lakukan di Libya, atau (kemungkinan akan dilakukannya) terhadap Cina dan Jepang? Mari kita telaah hipotesa ini agak dalam.

Memang tak diketemukan data utang AS kepada Syria, demikian pula tidak ada utang Syria ke AS.  Sebagaimana utangnya terhadap Libya, Cina, Jepang, dan lain-lain.  Akan tetapi tagihan PBB pada AS ternyata cukup besar. Data 2010 menyebut, bahwa ia memiliki utang sebesar 1,2 miliar USD (15 Oktober 2010 17:14 wib, Fajar Nugraha – Okezone). Tidak bisa dielak, angka itu setara dengan seperempat tunggakan iuran dari keseluruhan anggota PBB. Entah sekarang. Kemungkinan lebih membengkak mengingat sistem perekonomian Paman Sam belum pulih.  Pertanyaanya: siapa bisa ‘menekan’ superpower untuk segera melunasi utangnya kecuali PBB? Inilah asumsi pembuka.

Sebagaimana dibahas bab terdahulu, Syria kini tengah merintis pembangunan pipa gas dari Irak dan Iran. Seandainya hal ini terwujud, maka Syria akan sangat kaya dan bahkan kuat karena faktor fee atas geopolitic of pipeline dan geo-strategi posisi di Jalur Sutera. Hal yang sangat dikhawatirkan oleh Israel karena saluran pipa ke Mediterania mutlak harus melalui Syria, walau outlet pipanisasi yang menuju Afrika Utara ada di Isreal dan outlet ke Eropa berada di Turki (Ceyhean), tetapi Syria merupakan “titik simpul” dari semua pipanisasi minyak dan gas di Jalur Sutera. Sekali lagi, betapa dahsyatnya pemberdayaan geopolitik Syria oleh Presiden Bashar al Assad.

Pada mapping geopolitik di Jalur Sutera telah jelas, bahwa Israel dan Turki yang ketempatan outlet saluran pipa Iran-Irak-Syria sebagaimana penandatanganan nota di Bushehr, Iran, pada 25 Juni 2011 adalah sekutu dekat Paman Sam. Maka penggulingan rezim Assad adalah langkah pasti. Tak boleh tidak. Inilah beberapa kronologis acara.

Ketika Arab Spring sukses mengoyak Tunisia, Yaman dan Mesir tetapi gagal di Syria, kualitas isue pun ditingkatkan menjadi ‘perang sipil’ yang diawaki oposisi anti-Assad didukung oleh Barat (baca: Mencermati Pola Kolonialisme di Syria dan Mesir, www.theglobal-review). Sudah tentu bumbunya adalah sektarian sebagai citarasa terlezat bagi konflik-konflik di Timur Tengah.

Dalam perang sipil pun dimunculkan goro-goro agar supaya terbit Resolusi PBB sebagaimana lazimnya di Libya, Irak, dan lain-lain. Pertama adalah tuduhan genosida (pelanggaran HAM) terhadap militer pemerintah Syria di Hawla. Isue inipun terbantah dan tak terbukti sehingga dalih humanitarian intervention PBB pun tak jadi ‘mendarat’ di Syria. Kedua, tuduhan penggunaan senjata kimia oleh militer Assad  yang hingga kini masih tarik ulur antara Rusia versus AS, meskipun Tim Pertama PBB dibawah pimpinan  Carla Del Ponte, anggota Komisi Independen untuk Penyelidikan di Syria sudah mengatakan: “Kami tidak menemukan bukti bahwa pasukan pemerintah Damaskus menggunakan senjata kimia terhadap milisi bersenjata” (Reuters, Senin 6/5/13). Silahkan dihitung, sudah berapa tahapan skenario dimulai dari Arab Spring hingga senjata kimia guna melengserkan rezim bandel ----di mata Barat--- seperti Bashar al Assad.

Kuat dugaan penulis, entah gagal atau bakal terlaksana serangan Barat ke Syria kelak, maka motif utamanya adalah utang dibayar bom sebagai metode pamungkas. Entah guna melunasi berbagai utang baik ke Cina, Jepang, maupun ke PBB, dan lainnya, inilah motif utama yang dapat dibaca. Ya. Menguasai Syria ibarat mengendalikan separuh Jalur Sutera, terutama kompensasi fee atas setiap pipanisasi disana. Teorinya ada: "Kapitalisme yang terjebak krisis akhirnya membuahkan fasisme, sedang fasisme ialah perjuangan penghabisan para monopolis kapitalis yang terancam bangkrut" (Bung Karno, 1959). Mungkin inilah jawaban atas surat Chaves dahulu. Itulah satu-satunya jalan!

Ada Peran Amerika Di Balik Kerusuhan Mesir

Penulis Amerika, Colin Cavell menyebut pernyataan tak jujur pemerintahan Obama yang mengklaim bahwa AS tak berhubungan atau mendukung kelompok politik Mesir tertentu.


"AS selalu berhubungan baik dengan militer negara itu karena merekalah yang kelak memutuskan siapa yang akan memegang kekuasaan," katanya.



AS menolak "klaim palsu" bahwa negara itu bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu di Mesir untuk "mendiktekan" bagaimana proses transisi negara itu menyusul kudeta militer yang baru terjadi.

Cavell mengatakan, "Kedua pernyataan ini, tentu saja, kebohongan yang jelas. Itu adalah bagian rutin dari diplomasi AS".

Pada Press TV hari Minggu (7/7/13), Cavell mengatakan tangan AS ada di kedua pihak yang berseteru saat ini.

"AS selalu berhubungan baik dengan militer negara itu karena merekalah yang kelak memutuskan siapa yang akan memegang kekuasaan," katanya. Menurutnya, AS terus "membimbing revolusi Mesir dari jauh."

Cavell juga mengatakan, intelijen Inggris dan Amerika sudah lama berhubungan dengan Ikhwanul Muslimin. Meski menyebut organisasi itu sebagai organisasi teroris tapi pada saat yang sama, kedua negara itu memberi dana padanya.

Pernyataan AS itu muncul setelah Farid Ismail dari sayap politik Ikhwanul Muslimin, Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), mengatakan pada Reuters bahwa ElBaradei adalah "pilihan Washington," bukan pilihan rakyat Mesir.

Konspirasi Di Balik Bom Boston

Berita heboh terkini. Boston, Amerika Serikat dibuat “panik” dengan terjadinya ledakkan bom di garis finish lomba Marathon ke-117. Ledakan besar tersebut dilaporkan telah menewaskan beberapa orang dan melukai sejumlah lainnya, ada yang menyebutkan 3 tewas dan lebih dari 180 luka-luka. Kabar ledakan ini sontak menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia dengan berbagai spekulasi tentang siapa pelaku pemboman itu. Tak sedikit yang curiga atau bahkan menuduh pelaku pemboman itu adalah orang Muslim yang Amerika katakan sebagai “teroris,” meskipun tak ada bukti kuat.

Apa benar pelakunya seorang muslim seperti yang di beritakan oleh fbi ?

Para pengguna situs atau Web Users telah menjadi detektif pasca tragedi bom di lomba Marathon Boston, mencari ratusan foto untuk menemukan siapa orang dibalik peledakan besar itu. Karena masyarakat eropa juga sudah hilang kepercayaannya terhadap media amerika sejak kebohongan kejadian peledakan WTC 11 september silam.

Mari kita lihat gambar-gambar berikut:

Seorang pria tertangkap kamera sedang mencoba melarikan diri saat ledakan terjadi. Banyak yang mengklaim bahwa pria tersebut gelagatnya mencurigakan, di saat semua orang terjebak dalam ledakan, pria ini lari ke arah yang berlawanan. Apakah dia pelakunya? tidak ada yang bisa membuktikannya.





Gambar berikut ini lebih mencurigakan lagi





Gambar di atas menunjukkan sisi lain saat ledakan belum terjadi. Terlihat dua orang pria mencurigakan dengan peralatan komunikasi yang biasa digunakan intelijen kepolisian atau militer, mengenakan jaket hitam, celana panjang dan tas ransel ala militer

mari kita perbesar..



untuk lebih jelasnya mari kta lihat gambar yangdi publis oleh NaturalNews.com dan Infowars.com berikut ini










Pada gambar di atas terlihat topi yang dikenakan pria mencurigakan itu terdapat logo yang mirip dengan logo “The Craft”, logo yang juga digunakan oleh “Blackwater” . apa mungkin suatu kebetulan ?





Dalam foto diatas terlihat, pria mencurigakan itu dengan tas rasel hitam di punggungnya tidak tertarik dengan perlombaan, dan tidak menonton.





Pada foto di atas terlihat sekelompok pria mencurigakan memakai seragam yang mirip dan menggunakan alat-alat intelijen yang tidak biasa digunakan warga sipil, termasuk logo “The Craft”, kontraktor militer swasta AS dan yang lebih aneh lagi foto-foto tersebut yang menunjukkan logo “The Craft” dilarang beredar di media-media mainstream AS. Dalam foto-foto ini jelas membuktikan ada sejumlah anggota Navy SEALs yang terlihat aktif di sekitar garis finish di lomba Marathon itu.





gambar di atas terlihat ransel mencurigakan yang diletakkan oleh seseorang di sekitar tempat ledakan. Dan dua orang mencurigakan berjaket hitam, salah satunya mengenakan topi berlogo “The Craft” terlihat tak jauh di belakang.





Siapa pria di atas ini ? benda apa yang sedang dia pegang ?

mari kita perbesar lagi ..



mungkinkah sama dengan alat ini ?




kemungkinan alat yang dipegang pria mencurigakan itu adalah alat yang bisa mendeteksi radiasi yang dihasilkan dalam sebuah ledakan bom atau serangan nuklir.





Gambar di atas menunjukkan situasi setelah ledakan terjadi, dua pria berjaket hitam dan membawa tas ransel yang sebelumnya terlihat di samping tempat ledakan, nampak berada di jalan, keduanya menggunakan alat komunikasi mencurigakan.




Gambar di atas menunjukkan mobil SUV tanpa pengenal dengan sejumlah peralatan komunikasi di atasnya tiba-tiba datang ke TKP. Dan dua pria yang diduga kuat anggota “The Craft” tampak sibuk berkomunikasi dan ada satu anggota lainnya yang juga berkeliaran di sekitar tempat ledakan.





Seorang pria yang diduga kuat adalah orang “The Craft” terlihat turut membongkar tempat duduk penonton bersama staf acara, sementara satu lainnya terlihat sedang mencari sesuatu di atas tempat duduk penonton di saat para korban masih dievakuasi.





Gambar di atas menunjukkan pria yang diduga kuat anggota “The Craft’ berada di sebuah truk, dan di sampingnya squad bom FBI tiba. Dilihat dari seragam mereka yang sama. Benarkah mereka anggota militer “The Craft”?

Mari kita dengan bandingkan gambar berikut:









Foto-foto di atas dilarang beredar di beberapa media pro-pemerintah AS. Bahkan artikel tentang para pria mencurigakan memakai ransel yang diduga anggota Navy SEALs yang beroperasi di lomba Marathon itu diblokir Facebook.

Yang jadi pertanyaan untuk apa orang-orang ini beroperasi di tengah-tengah perlombaan Marathon? apakah untuk sekedar mengamankan acara perlombaan? Dari investigasi yang ada sejauh ini, diduga bom yang meledak di sisi garis finish perlombaan Marathon itu adalah bom rakitan yang dikendalikan remote, jadi bukan “bom bunuh diri”.

Yang lebih hebat lagi Hanya berselang empat hari dari hari ledakan, FBI langsung merilis foto dan video terduga tersangka peledakan. FBI menuding dua pemuda muslim, yaitu Dzhokhar (19) dan Tamerlan Tsarnayev (26), sebagai tersangka pelaku peledakkan hanya dengan bukti rekaman CCTV dan foto yang menangkap gerak-gerik kedua pemuda itu di sekitar area ledakan. “Lucunya”, ransel mereka adalah salah satu hal utama yang dicurigai, padahal banyak juga selain mereka yang mengunakan tas punggung.





FBI secara resmi merilis foto Tsarnayev bersaudara di hadapan publik, mengklaim mereka sebagai tersangka. Bahkan FBI mengatakan bahwa mereka “bersenjata dan sangat berbahaya!”


Selain itu FBI juga dengan tegas mengklaim bahwa Tsarnayev bersaudara bersenjatakan senjata api dan peledak, tanpa memberikan bukti konkrit. Dan menyeru kepada warga bahwa siapapun yang melihat mereka berdua jangan mendekati mereka.

Tamerlan, dilaporkan telah meninggal dunia ditembak oleh polisi sementara adiknya Dzhokar ditangkap dalam keadaan terluka parah sampai tidak bicara lagi karena tertembak di bagian tenggorokannya. Kasus bom Boston ini dan penetapan Tsarnayev bersaudara ini masih penuh tanda tanya. Mereka berdua dikenal baik oleh keluarga, para tetangga dan teman-teman dan lingkungan sekitar. Tuduhan FBI terhadap Tsarnayev bersaudara membuat orang-orang di sekitar mereka sangat terkejut.

Sementara itu, perlu diketahui bahwa otoritas AS sama sekali tidak menjelaskan soal keberadaan orang-orang yang diduga kuat anggota Navy SEALs di sekitar TKP sebelum dan sesudah insiden ledakan terjadi.

Mungkin kalau kita pikir sedikit tidak masuk akal,.. apa mungkin pasukan elite amerika begitu ceroboh memakai lambang navi dalam operasi pengeboman. Tapi lebih tidak masuk akal lagi kalau foto-foto ini tidak boleh beredar dan menjadi terlarang untuk di sebarkan oleh Fbi.

Kalaupun benar kejadian ini hanyalah konspirasi,. lalu apa tujuan AS melakukan ini semua ?

Apa mungkin akan ada kejadian serupa seperti tragedi WTC dulu, yaitu hanya untuk di halalkannya penyerangan terhadap Irak dan Afganisthan ?

Lalu negara mana yang akan menjadi sasaran AS selanjutnya ?

Simak berita konspirasi di balik bom boston selanjutnya di Konspirasi Di Balik Bom Boston 2


Bersambung ...

China Balas Tuduhan Amerika Tentang HAM

China Balas Tuduhan Amerika Tentang HAM. Sudah Menjadi rahasia Umum Kalau Amerika Selalu Sok Berkuasa Sehingga terlalu Peduli dengan apa Yang terjadi di negara lain. Dengan berbagai Alasan hak asasi Manusia Amerika sok Tangguh Pecinta damai dan pembela hak asasi manusia padahal merekalah Yang dengan nyata melakukan penistaan hak asasi manusia.

China Balas Tuduhan Amerika Tentang HAM

Dan inilah Yang menyebabkan China semakin berang dan menyatakan kalau Amerika itu merupakan negara Yang Tidak melindungi warga negaranya sendiri. Amerika dituding sengaja memata matai warganya dan mendiskriminasi perempuan , menekan kaum etnis minoritas dan bahkan sengaja membiarkan kejahatan dengan senjata api terjadi.  dan ini merupakan kejahatan hak asasi manusia.

Xinhua China Bahkan mengeluarkan laporan Yang cukup panjang dari Semua Kabinet Cina, Dewan Negara, Hal ini detail menyatakan bahwa donasi politik untuk mendukung kampanye pemilu di Amerika itu merupakan langkah merusak demokrasi di negara itu, selain itu diskriminasi keagamaan sangat meningkat di amerika.

Didalam semua catatab itu, Cina juga menuduh bahwa perang yang dilancarkan Amerika ke Irak dan Afghanistan merupakan kejahatan perang yang luar biasa dan ini telah melanggar hak asasi manusia Yang sangat asasi.

Diskriminasi Islam, Selalu Dikaitkan Dengan Bom Boston

Diskriminasi Islam, Selalu Dikaitkan Dengan Bom Boston. Tampaknya memang Amerika Suka sekali Melakukan Pelanggaran HAM yaitu Diskriminasi dan Sentimen sekali dengan apapun Yang berbau Arab dan Islam.

Diskriminasi Islam, Selalu Dikaitkan Dengan Bom Boston

Ini Terbukti Saat Pencarian Siapa Pengebomb Boston , Setiap Ada Orang Arab Maka Akan menjadi sasaran Empuk Penangkapan polisi setempat.Bahkan Seorang Perempuan Palestina Di tuduh dan Dihina Saat sedang Berjalan dengan bayinya Hanya karena dia berdarah Arab.

Ini sungguh tidak Adil , Bagaimana Bisa setiap kejadian Kekerasan,pengeboman, dan pembunuhan selalu disudutkan ke islam. padahal setelah diselidiki banyak kasus yang sebenarnya Buatan amerika sendir Namun tetap di arahkan ke islam sebagai biang keroknya.

inilah peran media Yang sudah dikendalikan Oleh Amerika dan sekutunya. Silakan bagi umat muslim berdoalah semoga kita dikuatkan dengan semua ini. dan bagi siapa Saja Yang mengaku Pembela Haka Asasi Manusia Silakan Tunjukan aksimu jangan hanya keluar saat persamaan gender. ini lebih dari itu. ini jelas diskriminasi.

Inikah Bukti Gempa Iran Buatan Zionis ?

Beberapa waktu Yang lalu Iran digoncang dengan adanya Gempa Skala richter Yang Mampu Menewaskan Banyak sekali warganya. Mungkin Banyak orang Yang menganggap ini Hanya sebagai Sebuah Kejadian Alam Yang biasa.

Namun Jika Kita Bisa lebih cermat mengamati sejara, kejadian terkini dan Apa Yang ada Didunia ini maka akan ditemukan kejanggalan mengapa iran in harus gempa ? ada potensi besar kalau Gempa Besar ini merupakan gpncangan atau gempa buatan Zionis Untuk mengurangi kekuatan Iran.

Mengapa Begitu Cepat mengambil kesimpulan ini ? mari kita kembali dalam kurun waktu Yang lebih lama. kita wajib teliti akar masalah dan sejarahnya.

Iran Merupakan Negara Yang memiliki Nuklir dan ini membuat Amerika sebagai kacungnya Israel geram. mengapa mereka Tidak Mau menyerang iran Langsung seperti di afganistan ? Hal ini karena iran berbeda Dengan afganistan. iran memiliki nuklir sedangkan dulu afganistan tidak punya nuklir. afganistan Hanya untuk target penguasaan narkoba dan Minyaknya.

Jika Kita Mau mengamati , usaha Yahudi Melumpuhkan Iran sudah cukup Lama. salah satu Yang paling besar adalah program High Frequency Aktif Auroral Research Program (HAARP) Amerika Serikat yang diyakini sebagia pelaku ujicoba senjata Yang menyebabkan haiti Mengalami gempa dan menewaskan Banyak orang saat itu.

Bahkan Di tahun 2008 tepatnya 12 mei china juga merasakan Guncangan gempa 7,8 skala richter akibat dari ujicoba Amerika untuk melumpuhkan Iran. inilah gambarnya

Inikah Bukti Gempa Iran Buatan Zionis china

Amerika Serikat Selalu menggunakan perangkat pemicu Gempa yang menggunakan Tesla Electromagnetic Pulse, Plasma dan teknologi Sonic, dengan 'shockwave bomb. Hal ini sangat bisa membuat gempa Yang cukup Besar semisal tsunami aceh, jepang, gempa jogja dan lainya.

Bacalah ini Untuk Lebih Jelasnya, Silakan Di Copy Paste Link Dibawah ini ke Internet Untuk melihat fakta dibalik semua ini :

http://www.akhirzaman.info/elektromagnetik/senjata-elektromagnetik/1625-percobaan-senjata-pemicu-gempa-amerika-serikat-yang-ditujukan-untuk-iran-menyebabkan-gempa-di-haiti.html

Kini Iran terus Menjadi Target Zionis Karena dia menjadi salah satu penghalang tujuan besar mereka. LIhatlah bagaimana kebiadaban Mereka di Iran dengan Gempa ini

Inikah Bukti Gempa Iran Buatan Zionisku

Inikah Bukti Gempa Iran Buatan Zionis israelInikah Bukti Gempa Iran Buatan Zionis israel2Semoga akan ada Banyak orang Yang peduli untuk mengungkapkan bagaimana bobroknya mental zionis ini. Mari belajar lebih peka menghadapi konspirasi Dunia yang luar biasa ini

Gempa Iran 8 Skala Ritcher itu Konspirasi ?

Iran Di Goncang Gempa 8 Skala Ritcher, Menurut Badan Meterologi Iran Atau disebut USGS Bahwa Pusat Gempa ini dekat di kota Yang Masih berbatasan Dengan Pakistan. Kedalaman Goncangan ini berada di 117 kilometer dibawah Tanah.

Iran Di Goncang Gempa 8 Skala Ritcher

Bahkan Gempa Ini Bisa dirasakan sepanjang jazirah arab. ini merupakan  gempa terbesar sepanjang sejarah. Bahkan ibukota India New Delhi bisa Merasakan Getaran ini

Iran Di Goncang Gempa 8 Skala Ritcher peta

Kini Iran Terus dilanda Gempa, Hal ini menjadi sangat aneh dan Bisa jadi ini merupakan gempa buatan . hal Yang paling mendekati dugaan ini adalah semua gempa ini buatan Oleh Oknum Konspirasi.

Iran Di Goncang Gempa 8 Skala Ritcher Korban

sudah Menjadi rahasia Umum Kalau Iran menjadi Incaran Kaum Konspirasi. iran tetap Kukuh dalam pendirianya untuk melanjutkan Nuklir. Bagaimana menurut anda Akaha ini ada potenis permainan Konspirasi Dunia Hitam ?

Canada Dan Israel Kepung Palestina ?

 
Menlu Kanada & Menhan Israel Pojokan Palestina ? Benarkah Pertemuan Kedua orang penting di negaranya itu menjadikan Palestina merasa tertekan ?  John Baird, Menteri Luar Negeri Kanada bertemu dengan Tzipi Livi ( Menteri Kehakiman Israel ) di yerusalem timur.

Memang belum dipastikan apa Yang mereka Sepakati namun ini jelas merupakan Tamparan akeras Bagi palestina. "Kunjungan ini merupakan tamparan di wajah bagi rakyat Palestina," kata mantan menteri luar negeri Palestina, Nabil Shaath kepada Media

Bahkan Saat menyebut ini merupakan pengakuan Canada Terhadap aksi Pencaplokan Wilayah Yang dilakukan israel Terhdap Palestina. ini merupakan satu Hal Yang sangat disayangkan dilakukan Oleh Canada

 "Pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini akan menyebabkan kerusakan berat hubungan Kanada dengan Palestina, dunia Arab dan mereka yang berkomitmen untuk solusi dua negara dalam konflik puluhan tahun tersebut," papar Nabil. Bahkan ini bisa menjadi jalan peperangan lagi antara Yahudi dan Palestina

Berdasarkan Sejarah Israel mengklaim bahwa Kota Yerusalem Timur merupakan wilayah mereka selama Perang Enam Hari 1967. Negeri Bintang David itu bahkan menganggap seluruh kota Yerusalem merupakan ibu kota abadi, dan tidak terpisahkan. hal ini Yang menyebabkan palestina selalu marah dan merasa Di jajah Oleh Israel karena Palestina menargetkan sektor timur wilayah yerussalem itu sebagai ibu kota negara Palestina dimasa depan. Nah Bagaiman Menurut Anda Tentang semua ini ?

3 Alasan Warga Tetap Dukung Kopassus

3 Alasan Warga Tetap Dukung Kopassus ini merupakan Pandainya warag negara Indonesia dalam Menilai sesuatu. kini bukan soal siapa Yang salah namun bisa lebih dalam lagi yaitu sejauh mana masyarakat merasa terganggu oleh suatu hal tertentu. Dan Untuk Kali ini warga indonesia merasa bahwa Premanisme sudah sangat mengganggu dan Langkah kopasus dianggap sebagai solusi Untuk membuka mata dunia kalau ada hukum Yang tidak terjamah oleh Polisi atau aparat hukum lainya.
3 Alasan Warag Tetap Dukung Kopassus
Berikut pendapat sebagian kalangan yang memberikan apresiasi terhadap prajurit baret merah itu:
1. Anggota Kopassus dianggap jujur
Sosiolog Musni Umar mengatakan, dukungan kepada 11 prajurit Kopassus bukan perkara yang menyimpang. Fenomena tersebut sebagai sebuah titik lebur, kekesalan rakyat kepada sikap pemerintah selama ini.
"Tidak, ini masyarakat bosan dengan kebohongan. Jadi ada orang yang bersikap jujur, kita beri apresiasi, itu bukan penyimpangan. Ini akibat perilaku pemimpin yang enggak pernah jujur pada masyarakat," kata Musni kepada kami, Senin (8/4).
Menurut Musni, sudah lama masyarakat merindukan kejujuran dari para pemimpin. Sehingga ketika 11 prajurit Kopassus berani jujur dan mengakui kesalahan, maka masyarakat luas akan berbondong-bondong mengapresiasi. Akhirnya, banjir dukungan pun terjadi.
"Di masyarakat kita, trust (kejujuran) itu hilang. Ketika 11 anggota Kopassus mengakui bersalah, mereka mendapat apresiasi itu," katanya.
2. Danjen Kopassus pasang badan
11 Anggota Komando Pasukan Khusus mengakui telah menyerang Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo siap bertanggung jawab, bahkan dia siap dipecat karena kesalahan anak buahnya.
"11 Orang itu anak buah saya. Salah karena saya komandannya itu grup saya. Sayalah orang yang bertanggung jawab, saya orang yang terdepan," tegas Mayjen Agus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.
Menurut Agus, walau membela kawan tetap saja aksi para prajurit itu tidak bisa dibenarkan. Agus siap menghukum anak buahnya seberat-beratnya.
3. 11 Anggota Kopassus siap bertanggung jawab
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal keterlibatan anggota Kopassus dalam penyerbuan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. SBY menyambut baik keberanian Mabes AD mengungkap para pelaku penembakan.
"Para prajurit yang melakukan tindakan itu tampil secara bertanggung jawab, secara kesatria, dan siap mendapatkan sanksi hukum apapun. Demikian juga para komandan akan ikut bertanggung jawab semuanya. Bagi saya, itu melegakan," ujar SBY dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/4).
Nah Itulah 3 Alasan kuat Mengapa Kopasus Masih Menjadi Idola Bagi warga Indonesi. bagaimana Menurut Anda ?

Musik Metal, Konspirasi Besar Zionis Merusak Budaya Islam


Di era Modern ini Banyak orang Yang memiliki hobi dan Gaya Metal. Seolah dengan Menjalankan pola Hidup Metal itu mereka menemukan apa Yang tidak mereka temukan. Kebebasan yang tak terbatas  dan apa apa Yang nggak didapat dari lainya. itu pemahaman Yang salah . Tahukah Kamu kalau Musik Metal, itu merupakan Konspirasi Besar Zionis Untuk Merusak Budaya Islam. Sungguh…belum selesai masalah umat islam yang lainnya, zionisme juga sudah menyiapkan senjata baru untuk sudah mempersiapkan penghancuran umat islam melalui seni. Dan dunia underground ternyata cukup efektif menjadi wadah penghancuran generasi muda islam di Indonesia. Lalu apa tujuannya? 


Jika setiap elemen di Indonesia sudah tersusupi pemikiran Zionisme maka sungguh yang terjadi adalah perpecahan umat islam. Mulai dari isu liberalism, Ahmadiyah serta aliran sesat lainnya. Kaderisasi zionisme paling manjur di Indonesia salah satunya adalah merusak generasi muda islam.Kenapa generasi muda? Karena jika anda ingin menghancurkan sebuah Negara dan perdaban maka hancurkan dulu generasi mudanya karena ditangan merekalah kepemimpinan akan beralih di masa depan.


Begitulah fakta lapangan membuat kami tersadarkan betapa zionisme sudah sangat menyusup ke pemikiran generasi muda Indonesia. Melalui kultur underground kita dapat melihat ada begitu banyak generasi muda islam makin terjauhkan dari pemahaman mereka tentang islam bahkan cenderung mengkritisi.Musik Underground..mendengar kalimat ini tentunya membuat banyak orang jadi mengidentikannya dengan dunia music hingar bingar yang asing untuk telinga awam. Mulai dentuman distorsi yang ingin memecahkan telinga hingga pemikiran  pemikiran idealis para penghuni jagad raya dunia musik anti kemapanan ini.

Di Indonesia sendiri music underground bukanlah barang baru. Music punk, skinhead, metal dengan berbagai macam alirannya dari grindcore hingga brutal death bahkan hiphop dan pop kultur sendiri sudah mewabah seperti kacang goring.Di negeri mayoritas muslim ini, gaya hidup para musisi underground tidak sedikit yang memperlakukan idealis mereka tersebut lebih tinggi dari kenyakinan islamnya, bahkan cenderung malah mengkritisi islam.Lalu darimanakah music underground ini bermula? Menjawab pertanyaan ini bukanlah hal yang mudah, karena underground sendiri adalah kontra kultur yang hadir sebagai perlawanan terhadap kebosanan hidup dan kemapanan yang hipokrit..setidaknya begitulah kata mereka para penghuni jagad underground ini. Underground lahir dari ragam yang berbeda dengan latar belakang berbeda. Namun pada akhirnya ada sesuatu yang menarik belakangan ini kami dapatkan dari penelitian kami. coba anda perhatikan gambar salah satu poster acara musik underground ini :


Gambar tangan di poster ini bukan tidak bermakna. tapi ini adalah salah satu simbol penggambaran SATANIC (pengikut SETAN) yang menjadi salah satu ritual masyarakat Zionisme. berikut buktinya :


Kode - kode tangan bertanduk yang sering di gunakan anak muda pecinta musik ternyata secara tidak sadar sudah membawa banyak generasi islam kepada kesesatan. dan bahkan ini sudah menjadi budaya yang mewabah hingga ke dunia musik komersial. padahal tangan ini adalah simbol loyalitas bagi para pengikut agama Qabbalah yang menjadi kenyakinan zionisme dan bertuhankan SATAN. Hampir semua pengikut satanic pasti menggunakan cara ini untuk membuktikan siapa mereka.


Orang - orang besar dunia bahkan tidak sedikit yang sudah menjadi anggota dari jaringan SATANIC ini.


Simbol tangan setan ini adalah salah kode dari jaringan Zionisme yaitu illuminati. dan kini mereka sudah banyak memprovokasi anak muda islam di indonesia dengan musik musik underground.


Seorang musisi legendaris underground menceritakan pada redaksi bahwasanya memang di indonesia telah terjadi penyusupan zionisme melalui musik underground. salah satu tokoh yahudi yang di kirim ke Indonesia bernama Jeremia Walah yang memang mengemban misi merusak mental, jati diri dan perilaku anak muda indonesia dengan budaya barat(yahudi-zionis) melalui musik musik anti kemapanan dan merusak pemikiran dengan ide ide dari syair syair musik tersebut.

Jadi jangan aneh, bukan hanya di indonesia generasi islam di rusak oleh konspirasi penyusupan ini. bahkan di negeri islam seperti Arab saudi pun sudah banyak generasi islam tidak sadar telah mengkonsumsi budaya zionisme secara taklid tan terjebak pada sebuah kebodohan yang sangat parah. contoh lihat saja gambar muslim dan muslimah di samping. krisis identitas inilah yang sebenarnya menjadi cita cita Zionis yahudi untuk menjalankan agenda mereka menguasai dunia.

"Untuk sementara, mungkin kita akan berhasil di hadapkan suatu koalisi seluruh goyyim di dunia. Tapi terhadap bahaya ini, kita di lindungi oleh perpecahan yang ada di antara mereka..."Petikan Bab 5 ayat ke 5 dari ke24 Protokol Zionisme. 
pada akhirnya jika sudah seperti ini, berhasillah Zionisme mengadu domba umat islam yang lugu dan tidak tahu apa - apa dengan umat islam yang mengerti kebusukan zionisme.

Lihatlah betapa generasi islam makin begitu mudah di bodohi dan larut dalam euforia budaya zionis dan secara tidak sadar telah mengikuti gaya hidup zion.


Di negara negara arab sendiri tidak sedikit banyak anak muda yang mengklaim islam namun tetap terbawa arus satanic.Dalam hal ini, sungguh invasi seni islam harus di perluas dan dikordinir agar rapi.

"kejahatan yang terorganisir mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir" inilah pesan Ali Bin Abu Thalib RA. 
Karena itulah..wahai pemuda islam. dunia seni adalah dunia yang rentan penyusupan, dan para musisi zionisme sendiri telah melakukan agenda besar untuk menghancurkan generasi islam melalui seni dengan membuat perkumpulan perkumpulan musisi pro zionis. dan menyebarkan doktrin anti islam melalui musik musik yang mereka buat dan sebarkan.


Perhatikanlah gambar musisi metal underground di atas yang memegang bendera israel ini...


Sedangkan gambar di diatas ini dan bawah ini adalah salah satu poster dari sebuah acara underground di eropa yang di adakan oleh komunitas musisi pro zionisme, mereka menamakan komunitas mereka ZION ROCK CLUB.


Dalam hal ini..sudah waktunya kita semua melihat bahwa Underground merupakan salah satu medan dakwah yang harus ditembus oleh para pemuda islam. sebuah perang pemikiran berlangsung keras disana.

sebuah agenda besar untuk merusak generasi islam sebelum mereka memang hendak menghancurkan peradaban islam secara total.


Harus ada strategi pendekatan yang dibangun secara rapi dan matang untuk masuk ke dunia underground ini. karena sesungguhnya Zionisme telah menculik begitu banyak sanak saudara kita..mereka telah mengambil bahkan membunuh pikiran saudara - saudara kita dan merubahnya menjadi pemikiran pemikiran yang menguntungkan agenda besar Zionisme yang tertuang di ke 24 PROTOKOL ZIONISME.


Sungguh kawan - kawan dibalik pertempuran kita melawan konspirasi barat yang tak henti - hentinya menyerang Islam melalui liberalisme, aliran sesat, demokrasi barat..underground bukan tidak mungkin akan menjadi salah satu senjata zionis paling ampuh untuk menyerang islam kelak suatu ketika para pemuda islam yang tidak tahu apa apa terlanjur tertipu dengan iming - iming kebebasan semu dari tatanan semu bernama Underground ini..


Bukan tidak mungkin suatu saat Zionisme akan memperalat anak - anak muda di underground untuk di adu domba dengan gerakan islam. dan akhirnya menjebak umat islam dalam perpecahan berkepanjangan.


Kita tidak boleh tinggal diam...

“selain itu, kita juga menggunakan seni untuk mengarahkan masyarakat dan individu – individu dengan teori – teori dan pernyataan yang dimanipulasi secara licik, dengan peraturan – peraturan kehidupan secara umum dan bentuk lainnya yang tidak lazim, yang semuanya tidak di pahami oleh masyarakat goyyim…” Petikan Bab 5 ayat ke 4 dari ke24 Protokol Zionisme.   

Nah Kini Sudah Tahu Kan Sebenarnya Apa itu Metal dan Siapa Dalang semua ini ? Semoga ini membantu pemahaman Kita dan selalu berhati hati dalam menentukan aliran apapun di hidup kita.
 

Unik

Berita Unik
Copyright © 2011. Berita Heboh Terkini - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger