Headlines News :
Home » » Situs Sejarah Gunung Padang Cianjur menyamai Piramid Mesir

Situs Sejarah Gunung Padang Cianjur menyamai Piramid Mesir

Written By Tina Sekarwati on Sabtu, 30 Maret 2013 | 18.23

Kabar Luar biasa ini didapat dari arkeolog Yang sengaja fokus dalam penggalian dan  penelitian arkeologi di cianjur itu. Tinggi Bangunan yang diyakini buatan manusia ini adalah 110 meter dan ini menyamai piramida di mesir.

Situs Sejarah Gunung Padang Cianjur menyamai Piramid Mesir
"Piramida Mesir yang tertinggi kalau nggak salah 132 meter. Bangunan Gunung Padang minimal tingginya 110 meter," jelas arkeolog Ali Akbar

Gunung padang ini diperkirakan punay pondasi pad aketinggian 885 mdpl atau diatas air laut. "Namun ekskavasi yang masih berlangsung saat ini menunjukkan bahwa di kedalaman lebih dari 4 meter masih ada struktur buatan manusia," jelasnya kepada media

"Pengeboran tersebut juga menemukan semacam semen purba di antara columnar joint. Dr. Andri S, petrograf menyatakan semen tersebut bukan batuan alami melainkan adonan yang berfungsi sebagai perekat," tambahnya.

Ali juga mengungkapkan sejumlah bukti adanya bangunan besar buatan manusia. Pertama, orientasi struktur batu di lereng timur adalah rebah (horisontal) Timur-Barat. Sementara itu, orientasi struktur batu di lereng utara adalah rebah utara-selatan.

"Secara alami, columnar joint di dalam tanah posisinya berdiri (vertikal). Jika columnar joint secara alami rebah, maka orientasinya akan seragam misalnya seluruhnya mengarah ke utara," imbuhnya.

Kedua, struktur batu columnar joint yang ditemukan di kedalaman 4 meter diselingi lapisan semen purba. Semen purba tersebut berfungsi sebagai perekat sehingga struktur bangunan menjadi sangat kokoh.

"Dr. Andang Bachtiar yang melakukan analisis terhadap semen menyatakan pada semen tersebut terdapat mono cristallin quartz, iron-magnesium oxides dan clay. Oxide mengandunghematite, magnetite, dan unsur lainnya yang jelas bukan berasal dari pelapukan batu columnar joint," jelasnya lagi.

Dan yang ketiga, hasil ekskavasi memperoleh temuan logam berupa terak besi buatan manusia di antara struktur batuan di lereng timur. Hasil analisis Laboratorium Uji Departemen Teknik Metalurgi dan Mineral Universitas Indonesia menunjukkan kadar besi dan carbon yang tinggi. Artinya, masyarakat yang membuat situs Gunung Padang telah mengenal pembakaran, pengolahan, dan pemurnian logam.

"Berdasarkan hasil penelitian tersebut, jelas kiranya bahwa di bawah tanah Gunung Padang pernah terdapat aktivitas masyarakat masa lalu yang antara lain membuat struktur bangunan (manmade). Lapisan alami Gunung Padang jika mengacu pada hasil pengeboran kemungkinan besar terdapat pada kedalaman 18 meter dari permukaan tanah sekarang," tuntasnya.

Hal ini menjadikan Semakin menarik untuk indonesia. Semakin yakin Kalau indonesia pernah menjadi puncak kejayaan dunia dengan antlantisnya. Bagaimana menurut anda ?


Share this post :

+ komentar + 1 komentar

5 Juli 2013 13.03

ok deh,,, bravo dan jaya INDONESIAKU

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. Berita Heboh Terkini - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger